WINR Dorong Ekspansi Properti dan Digital, Targetkan Penjualan Rp1,28 Triliun di 2026

3 hours ago 6

loading...

PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mendapatkan apresiasi dalam ajang Indonesia Property&Bank Award (IPBA) ke-20 Tahun 2026. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mempercepat strategi ekspansi dan diversifikasi bisnis pada 2026, dengan menyiapkan 15 proyek baru di Jabodetabek, Yogyakarta, dan Jawa Tengah serta masuk ke sektor hospitality dan infrastruktur digital. Langkah ini ditargetkan menghasilkan nilai penjualan sekitar Rp1,28 triliun sepanjang tahun ini.

"Kami ingin membangun ekosistem yang memberikan nilai tambah bagi penghuni, tenant, dan seluruh pemangku kepentingan. Selain memperkuat daya saing proyek-proyek Perseroan, kami melihat potensi terciptanya sumber pendapatan berulang (recurring revenue)," ujar Direktur Utama WINR Yusmen Liu dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Baca Juga: BTN Tak Bagi Dividen Tahun Ini demi Mendukung Ekspansi Kredit

WINR pada Semester I-2026, telah menyiapkan lima proyek strategis di kawasan Jabodetabek yang dikembangkan secara bertahap pada periode 2026–2027. Kelima proyek tersebut menyasar lokasi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan target marketing sales sekitar Rp400 miliar.

Memasuki Semester II-2026, WINR menyiapkan 10 proyek baru, terutama di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, dengan target marketing sales mencapai sekitar Rp880 miliar. Ekspansi tersebut didukung meningkatnya kebutuhan hunian di kawasan penyangga Jakarta serta pembangunan infrastruktur transportasi seperti LRT, MRT, dan jaringan jalan tol.

Selain hunian dan kawasan komersial, WINR juga memperluas bisnis ke sektor hospitality melalui kerja sama dengan Artotel Group. Tiga hotel yang akan dikelola Artotel Group adalah ROOMS INC Baloi Batam, Artotel Casa Tiban Batam, dan Artotel Trans Barelang Batam, dengan ROOMS INC Baloi Batam ditargetkan mulai beroperasi pada 2026.

Diversifikasi WINR semakin terlihat melalui langkah perseroan mengakuisisi 60% saham PT Laxo Global Akses (LGA), perusahaan penyedia layanan internet dan infrastruktur digital. Infrastruktur LGA nantinya dapat mendukung layanan internet, fiber optik, smart home, smart security, Internet of Things (IoT), hingga berbagai layanan digital lainnya.

Strategi tersebut juga mendukung rencana pengembangan kawasan berbasis Smart City di Bogor, yang pada tahap awal direncanakan sekitar 30 hektare dan dapat berkembang secara bertahap hingga sekitar 1.000 hektare.

Read Entire Article
Prestasi | | | |