Bitcoin Sempat Rebound, Investor Kembali Minati USDT dan Aset Kripto Utama

2 hours ago 4

loading...

Pergerakan pasar aset kripto yang masih berfluktuasi mendorong investor semakin selektif dalam menyusun strategi investasi. FOTO/Unsplash

JAKARTA - Pergerakan pasar aset kripto yang masih berfluktuasi mendorong investor semakin selektif dalam menyusun strategi investasi dan mengelola portofolio. Di tengah pemulihan harga Bitcoin (BTC), minat perdagangan kembali terkonsentrasi pada aset kripto utama dan stablecoin USDT yang dinilai memiliki likuiditas tinggi.

"Data kami menunjukkan adanya perubahan preferensi perdagangan, dengan aktivitas yang semakin terkonsentrasi pada aset utama seperti BTC, ETH, SOL, dan USDT. Hal ini menunjukkan investor semakin selektif dalam mengalokasikan aset dan menyesuaikan strategi mereka dengan kondisi pasar," ujar Direktur Operasional Bittime Ryan Lymn seperti dikutip pada Jumat (31/7/2026).

Baca Juga: OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif

Berdasarkan data CoinMarketCap per Kamis (30/7), harga Bitcoin menguat 0,46% dalam 24 jam terakhir, meski masih terkoreksi 2,48% dalam sepekan. Bitcoin diperdagangkan di level USD64.133 setelah sepanjang Juli 2026 bergerak pada kisaran USD60.000 hingga USD68.000.

Menurut Ryan, kondisi pasar tersebut turut memengaruhi preferensi investor dalam menentukan alokasi aset. Selain mengejar potensi imbal hasil, investor kini semakin mempertimbangkan aspek likuiditas dan fleksibilitas agar dapat menyesuaikan posisi investasinya dengan cepat mengikuti perubahan pasar.

Read Entire Article
Prestasi | | | |