loading...
BYD menyegarkan lini M6 EV di GIIAS 2026 lewat pembaruan baterai, tenaga, dan fitur kabin, dengan konsekuensi harga naik tipis dari versi sebelumnya. Foto: Sindonews/Danang Arradian
ICE BSD - BYD M6 EV Standard versi terbaru resmi meluncur di ajang GIIAS 2026, ICE BSD. Pembaruan ini bukan sekadar penyegaran tahunan biasa: kapasitas baterai naik, tenaga motor listrik melompat signifikan, dan waktu akselerasi terpangkas lebih dari dua detik dibanding model sebelumnya.
Mobil ini tetap diproduksi penuh di Indonesia, melanjutkan strategi BYD memperkuat basis manufaktur lokal sekaligus menjaga harga tetap kompetitif di segmen MPV listrik keluarga.
Apa yang Berubah di BYD M6 EV Standard 2026?
Pembaruan utama ada di tiga aspek: baterai, performa, dan interior.
Baterai dan jarak tempuh. Kapasitas baterai naik dari 55,4 kWh menjadi 58 kWh. Jarak tempuh versi NEDC ikut naik dari 420 km menjadi 450 km, tambahan 30 km yang cukup relevan untuk pengguna yang sering melakukan perjalanan luar kota.
Performa motor listrik. Ini pembaruan paling mencolok. Daya maksimum naik dari 120 kW menjadi 150 kW, naik 25 persen.
Torsi maksimum tetap di angka 310 Nm, tapi kombinasi daya yang lebih besar membuat akselerasi 0–100 km/jam turun dari 10,1 detik menjadi 7,9 detik. Selisih 2,2 detik ini membawa M6 EV Standard keluar dari kategori MPV listrik "santai" ke kelas yang lebih responsif.














































