loading...
Impor emas China melonjak secara tahunan pada semester I 2026. FOTO/SCMP
BEIJING - Impor emas China melonjak 89,1% secara tahunan menjadi 864,95 ton pada semester I 2026, didorong penurunan harga emas dunia serta menguatnya nilai tukar yuan yang kembali menarik minat investor dan perbankan untuk meningkatkan pembelian logam mulia. Kenaikan impor tersebut juga mencerminkan langkah berkelanjutan China dalam memperkuat cadangan emas di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Berdasarkan data Administrasi Umum Kepabeanan China (General Administration of Customs) Impor emas China mencapai 864,95 ton pada semester pertama 2026, meningkat 89,1% dibandingkan 457,39 ton pada periode yang sama tahun lalu.
Data tersebut menunjukkan laju impor semakin meningkat pada kuartal II 2026. Pada Juni saja, impor emas mencapai 173,34 ton, menjadi volume bulanan tertinggi sejak Maret 2024. Menurut World Gold Council, kenaikan impor terjadi seiring harga emas internasional turun sekitar 8% pada semester pertama, sedangkan harga emas dalam denominasi yuan turun sekitar 10%.
Baca Juga: Naik Rp15.000, Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp2,61 Juta per Gram
Penurunan harga mendorong bank-bank komersial meningkatkan impor untuk mengisi kembali persediaan dan memenuhi kebutuhan program akumulasi emas ritel yang memungkinkan masyarakat membeli emas secara bertahap melalui rekening perbankan.














































