loading...
Seminar FISIP UPN Veteran Jakarta mengungkap literasi digital dan kehati-hatian menerima-menyebarkan informasi terkait Papua sangat penting bagi masyarakat. Foto/Ist
DEPOK - Distorsi informasi terkait isu Papua di ruang digital berpotensi memperkeruh situasi di lapangan. Literasi digital dan kehati-hatian dalam menerima serta menyebarkan informasi terkait Papua sangat penting bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Founder Human Studies Institut (HSI) Rasminto, dalam Seminar Kebangsaan bertajuk “Demokrasi dan HAM di Era Digital” yang diselenggarakan FISIP UPN Veteran Jakarta di Auditorium Tanah Airku, Kampus Limo.
Baca juga: Komika Soleh Solihun Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tak Gampang Termakan Hoaks
“Papua menjadi salah satu topik yang paling sensitif dan paling sering berseliweran di berbagai platform digital. Namun, banyak informasi yang lalu-lalang tanpa verifikasi yang memadai,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).















































