loading...
Donald Trump dipertimbangkan jadi nama kapal induk baru AS. Foto/X/White House
WASHINGTON - Angkatan Laut AS dilaporkan sedang mempertimbangkan apakah akan mengubah nama kapal induk yang akan datang—yang awalnya dimaksudkan untuk menghormati pahlawan berkulit hitam Perang Dunia II, Doris Miller—menjadi nama Presiden Donald Trump , sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Diskusi yang sedang berlangsung ini pertama kali dilaporkan pada hari Jumat oleh CNN, yang mengutip tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut. Laporan itu diperkuat oleh CBN News, dengan dua pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi kepada penyiar tersebut bahwa pembahasan itu memang sedang berlangsung.
USS Doris Miller dijadwalkan menjadi kapal induk kelas Ford keempat dan diperkirakan akan mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2030-an. Di bawah pemerintahan pertama Trump, Angkatan Laut AS mengumumkan keputusan untuk menamai kapal itu dengan nama Miller, sosok yang menunjukkan keberanian luar biasa saat serangan Pearl Harbor.
Pelaut tersebut—yang merupakan seorang juru masak tanpa pelatihan tempur yang memadai—berhasil menembak jatuh setidaknya satu pesawat Jepang yang menyerang, dan menjadi penerima kulit hitam pertama penghargaan Navy Cross atas keberaniannya.
Angkatan Laut kini dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk memberikan nama Miller pada kapal perang lain, serta merekomendasikan secara anumerta agar ia dianugerahi Medal of Honor, penghargaan tertinggi AS untuk keberanian militer.
Pelaut tersebut gugur pada tahun 1943 akibat serangan torpedo Jepang terhadap USS Liscome Bay; peristiwa itu tercatat sebagai insiden tenggelamnya kapal induk paling mematikan dalam sejarah Angkatan Laut AS, yang menelan korban lebih dari 700 awak kapal.

















































