loading...
Clarion Events bersama Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) resmi meluncurkan ajang tahunan Enlit Asia – Electricity Connect 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 22–24 September mendatang. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Clarion Events bersama Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) resmi meluncurkan ajang tahunan Enlit Asia – Electricity Connect 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 22–24 September mendatang. Forum internasional ini diproyeksikan menjadi pusat transaksi teknologi dan investasi guna menjawab kebutuhan pendanaan sektor ketenagalistrikan nasional yang mencapai lebih dari USD500 miliar demi mengejar target Net Zero Emission (NZE).
“Pemerintah Indonesia tengah mengakselerasi transisi energi dengan membuka peluang investasi hijau yang sangat besar. Fokus utama kami adalah mencapai target pengembangan PLTS sebesar 100 GW sebagai pilar utama bauran energi nasional,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wanhar Abdurrahim dalam acara Launching Enlit Asia - Electricity Connect 2026 di Kantor Pusat PLN, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: Stok Batu Bara Pembangkit PLN Tahan 15,9 Hari, Pasokan LNG 12 Hari
Wanhar menambahkan pemerintah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif guna memastikan ketersediaan energi bersih bagi industri masa depan. Hal ini termasuk merespons lonjakan kebutuhan listrik sektor pusat data (data center) di tanah air dan kawasan ASEAN yang diprediksi tumbuh secara eksponensial hingga 20 persen per tahun.
Penyelenggaraan tahun ini menonjolkan sejumlah area prioritas, mulai dari infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), digitalisasi jaringan, hingga peran energi nuklir dalam transisi energi. Agenda ini didukung penuh oleh Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) sebagai langkah konkret memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan nasional.


















































