loading...
Kecerdasan buatan Google Gemini yang tertanam pada Samsung Galaxy S26 dan lini Pixel 10 kini mampu mengambil alih tugas repetitif secara mandiri. Foto: Sindonews/Danang Arradian
JAKARTA - Raksasa teknologi Google dan Samsung akhirnya resmi meluncurkan fitur kecerdasan buatan (AI) terintegrasi pada perangkat Galaxy S26 Series, manuver yang sukses mendahului janji eksekusi Apple terkait pembaruan Siri.
Dalam ajang peluncuran Samsung Unpacked yang digelar dini hari tadi, peta persaingan teknologi seluler kembali bergeser tajam.
Fokus inovasi tak lagi sekadar berkutat pada besaran megapiksel kamera atau kapasitas baterai, melainkan pada kematangan otomatisasi perangkat lunak.
Asisten AI Google Gemini kini mampu mengambil alih dan menyelesaikan tugas multitahap ß(multistep tasks) langsung dari ponsel pengguna, mulai dari memesan makanan hingga memanggil layanan taksi daring seperti Uber. Kehadiran fitur Gemini baru ini di Galaxy S26 Series, membuatnya sama eksklusifnya dengan HP bikinan Google sendiri seperti Pixel 10 hingga Pixel 10 Pro.
Langkah ini seolah menampar Apple secara terbuka. Kenapa? Karena, fitur-fitur proaktif dan mandiri semacam ini pernah digembar-gemborkan oleh Apple untuk Siri pada ajang Worldwide Developers Conference (WWDC) tahun 2024.
Namun, alih-alih terealisasi, Apple justru menunda peluncuran fitur tersebut pada Maret 2025, dan hingga detik ini, janji manis itu tak kunjung mendarat di tangan konsumen.
Sameer Samat, Presiden Android Google, memamerkan demonstrasi secara visual cara kerja fitur agentic Gemini. Ia mensimulasikan bagaimana Gemini dapat membantu mengurai kerumitan memesan makan malam berbekal obrolan dari grup chat keluarganya yang sibuk.


















































