Guru Besar UNEJ Rintis AI Ramah Disabilitas Berbasis Sinyal Otak

2 days ago 16

loading...

Prof. Khairul Anam, Guru Besar bidang Instrumentasi dan Kontrol Universitas Jember (UNEJ). Foto/UNEJ.

JAKARTA - Di tengah percepatan revolusi kecerdasan buatan dan otomasi global, Universitas Jember (UNEJ) kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan inovasi teknologi berdampak sosial tinggi. Hal ini tercermin dari kiprah Prof. Khairul Anam, Guru Besar bidang Instrumentasi dan Kontrol, yang dikukuhkan pada 12 Februari 2026 lalu.

Ia mengembangkan sistem kendali cerdas berbasis kecerdasan buatan yang memanfaatkan sinyal biologis manusia seperti suara, sinyal otot (EMG), dan sinyal otak (EEG) untuk teknologi asistif bagi penyandang disabilitas.

Baca juga: UNEJ Gandeng OJK Hadirkan Asuransi Pertanian Modern Berbasis Teknologi

Melalui orasi ilmiahnya yang bertajuk “Niat, Kecerdasan Buatan, dan Teknologi Asistif: Menuju Integrasi Manusia dan Mesin”, Prof. Anam menegaskan bahwa masa depan teknologi tidak hanya berbicara tentang presisi teknis, tetapi juga tentang bagaimana mesin mampu memahami niat manusia dan memperluas kapasitas hidup penggunanya.

Penelitian yang dikembangkan Prof. Anam berfokus pada sistem kendali berbasis niat manusia (human intention-based control system), di mana kecerdasan buatan berperan menerjemahkan sinyal biologis menjadi perintah yang dapat dijalankan mesin.

Baca juga: UNEJ Kukuhkan 4 Guru Besar, Jumlah Profesor Tembus 101 Orang

Read Entire Article
Prestasi | | | |