loading...
Hilangnya Es dalam Skala Besar di Greenland dan Antartika. Foto/ Daily
ALASKA - enelitian terbaru mencatat hilangnya es dalam skala besar di Greenland dan Antartika, wilayah yang menjadi lokasi dua lapisan es terbesar di Bumi.
Data dari 27 misi satelit menunjukkan bahwa Greenland dan Antartika kehilangan total 11,3 triliun ton es antara tahun 1979 dan 2023, yang menyebabkan kenaikan permukaan laut global sebesar 3,14 sentimeter.
Studi yang dilakukan oleh tim *Ice Sheet Mass Balance Inter-comparison Exercise* (IMBIE) ini memberikan bukti baru mengenai dampak perubahan iklim global yang dipicu oleh aktivitas manusia yang tidak terkendali.
"Sebagai gambaran, 11,3 triliun ton es tersebut cukup untuk membentuk sebuah kubus setinggi 23 kilometer," ujar Ines Otosaka, ilmuwan iklim di Universitas Northumbria, Inggris, sekaligus penulis utama studi yang diterbitkan dalam jurnal *Scientific Data* pada hari Rabu.
Dari total kehilangan yang tercatat, sekitar 60 persen terjadi di Greenland, sementara 40 persen sisanya tercatat di Antartika.
"Setiap kenaikan permukaan laut sebesar satu sentimeter, sekitar dua hingga tiga juta orang—terutama mereka yang tinggal di wilayah pesisir—menghadapi risiko banjir pesisir setiap tahunnya. Saat ini, lapisan es berkontribusi sekitar 25 persen terhadap total kenaikan permukaan laut global," jelasnya
(wbs)

















































