loading...
Iran ancam negara yang bergabung dengan aliansi Perang Ekonomi AS. Foto/Tasnim
TEHERAN - Iran mengancam akan melakukan pembalasan terhadap negara mana pun yang bergabung dalam "perang ekonomi" Amerika Serikat melawannya. Sementara Mesir mendesak Teheran dan Washington untuk "kembali ke jalur diplomasi" dan mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir enam bulan tersebut.
Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, mengatakan kepada lembaga penyiaran negara IRIB bahwa Iran mengimbau semua negara di dunia, termasuk negara-negara tetangganya, untuk tidak bergabung dalam "perang ekonomi" yang dilancarkan AS.
"Negara mana pun yang turut serta menjatuhkan pembatasan ekonomi terhadap kami akan dianggap sebagai musuh," ujarnya, seraya memperingatkan akan adanya tindakan balasan yang dampaknya sangat dahsyat.
Rezaei menggambarkan strategi Iran sebagai rangkaian tiga tahap yang dimulai dengan perundingan untuk meredakan ketegangan.
"Tentu saja, kami akan bernegosiasi dengan mereka terlebih dahulu. Kami akan mengadakan pembicaraan dan meminta mereka untuk mengambil jarak dari Amerika Serikat. Namun, jika mereka tidak bertindak, kami akan menyerang. Kami akan menyasar kepentingan negara tersebut," katanya.

















































