loading...
Kemarau membuat air di Kali Angke tercampur air laut. Akibatnya PAM Jaya menghentikan sementara produksi SPAM Hutan Kota yang berdampak ke 10 kelurahan di Jakarta. Foto/Dok.Okezone
JAKARTA - Kemarau panjang membuat air di Kali Angke mengalami penurunan, yang berdampak mengalirnya air laut ke dalam sungai. Kondisi ini membuat PAM Jaya menghentikan sementara produksi SPAM Hutan Kota.
Direktur Operasional PAM Jaya Syahrul Hasan menjelaskan, SPAM Hutan Kota mampu memproduksi 310 liter per detik. Namun, produksinya dihentikan sementara lantaran kualitas air baku dari Kali Angke belum memenuhi standar, akibat ganguan tersebut.
Baca juga: Asal Usul Kali Angke, Tempat Pembantaian Massal VOC 1740
"Sumber air baku SPAM Hutan Kota berasal dari Kali Angke yang saat ini juga mengalami turbulensi, sehingga memang untuk mendapatkan air dari Kali Angke, untuk kemudian diproduksi di SPAM Hutan Kota sesuai dengan Permenkes 2/2023 tidak dimungkinkan," kata Syahrul dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).
Meski begitu, pihaknya tetap mengoptimalkan layanan kepada pelanggan. Menurutnya gangguan SPAM hutan Kota berdampak terhadap 10 Kelurahan di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
"Karena ini air, jadi memang butuh waktu untuk sampai ke warga, khususnya di 10 kelurahan," ucapnya.









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9349703/original/044372400_1789540755-IMG_2697.jpeg)






































