loading...
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono di acara Pekan Kesehatan Gigi Nasional di SDN 01 Menteng, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto/Niko Prayoga.
JAKARTA - Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) mengungkapkan bahwa sebanyak 41 persen atau sekitar 4 dari 10 anak di Indonesia mengalami masalah gigi berlubang . Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono.
Dante mengatakan, temuan ini didapatkan dari hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Kemenkes. Tingginya angka tersebut menjadi alasan utama pemerintah memilih sekolah dasar sebagai garis depan penanganan, ketimbang menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan.
Baca juga: Kasus Influenza A Melonjak, Waspada Gejala dan Risiko Penularannya
"Kenapa kita mulai di sekolah, bukan di fasilitas kesehatan? Karena pada saat kita melakukan cek kesehatan gratis, itu yang kita temukan masalahnya justru pada anak-anak kesehatan gigi itu. Jadi, kita ketemu 41% anak-anak di Indonesia yang diperiksa giginya itu mempunyai gigi lubang. Jadi 4 dari 10 anak-anak mempunyai gigi lubang. Makanya kita gerakkan kesehatan gigi di sekolah," kata Dante usai menghadiri acara Pekan Kesehatan Gigi Nasional di SDN 01 Menteng, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Ia menjelaskan, gigi berlubang sering kali dianggap sepele dan sekadar urusan estetika atau rasa nyeri sesaat. Padahal, dampak infeksi bakteri dari mulut dapat merembet ke organ vital tubuh lainnya, termasuk jantung.
Dante menjelaskan bahwa bakteri yang bersarang di gigi berlubang dapat memicu gangguan serius pada katup jantung anak di usia muda.


















































