Kemenkes Ungkap Kualitas Udara Pontianak Paling Berbahaya Dampak Karhutla

11 hours ago 22

loading...

Kemenkes mengungkapkan Kota Pontianak di Kalimantan Barat menjadi wilayah dengan dampak pencemaran udara paling parah dan dinyatakan memiliki status berbahaya. Foto/Dok.SindoNews

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan status Indeks Standar Pencemaran Udara di 25 kabupaten kota dari tujuh provinsi yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dari data tersebut beberapa di antaranya berstatus tidak sehat, sangat tidak sehat dan status berbahaya yang disematkan bagi wilayah Pontianak Kalimantan Barat.

Berdasarkan laporan Update Penanganan Karhutla dan Gempa Flores Kementerian Kesehatan per 28 Agustus 2026, tercatat ada tujuh provinsi yang menetapkan status siaga darurat bencana akibat Karhutla. Di antaranya adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan.

Baca juga: Karhutla Meluas di Kalimantan, Api di Lahan Gambut Masih Bisa Membara di Bawah Tanah

Dari Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) per 27 Agustus 2026 pukul 16.26, wilayah di masing-masing provinsi tersebut mengalami dampak pencemaran udara yang cukup signifikan. Di mana 16 wilayah memiliki status ISPU tidak sehat.

Sebanyak 16 wilayah tersebut yakni adalah Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan dengan nilai ISPU 183, Banjarmasin Kalimantan Selatan dengan nilai ISPU 182, Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat dengan nilai ISPU 171.

Read Entire Article
Prestasi | | | |