loading...
Krisis pasokan bahan bakar pesawat (avtur) mulai menghantam California seiring terganggunya pasokan minyak global akibat konflik di Timur Tengah. FOTO/Xinhua
LOS ANGELES - Krisis pasokan bahan bakar pesawat (avtur) mulai menghantam California seiring terganggunya pasokan minyak global akibat konflik di Timur Tengah. Dampaknya, sejumlah penerbangan dibatalkan dan tarif tiket melonjak menjelang musim perjalanan.
Dikutip dari Xinhua Minggu (26/4), persediaan avtur di California tercatat anjlok lebih dari 25% dibandingkan puncaknya tahun lalu, turun menjadi sekitar 2,6 juta barel dari sebelumnya lebih dari 3,5 juta barel, berdasarkan data California Energy Commission.
Baca Juga: Iran Tak akan Izinkan Siapa Pun Ekspor Minyak dari Timur Tengah jika Teheran Tidak Bisa
Penurunan pasokan ini terjadi di tengah ketergantungan tinggi kilang lokal terhadap impor minyak mentah. Meski memiliki kapasitas produksi sekitar 200.000 barel avtur per hari, sekitar 61% pasokan minyak mentah California pada 2025 berasal dari luar negeri, sementara kontribusi produksi domestik terus menurun.
Kondisi tersebut diperparah oleh gangguan rantai pasokan global akibat konflik Timur Tengah, yang membuat distribusi energi menjadi tidak stabil. Keterisolasian relatif California dari jaringan pipa nasional juga menjadikannya lebih rentan terhadap krisis pasokan bahan bakar.
Profesor dari Paris 1 Pantheon-Sorbonne University, Mike Duignan, mengatakan dampak krisis ini mulai terasa langsung pada sektor penerbangan. "Kekurangan pasokan ini sudah memengaruhi rencana perjalanan musim panas, dengan pembatalan penerbangan dan kenaikan harga tiket," ujarnya.


















































