loading...
BEI dan OJK kembali menggelar pertemuan dengan MSCI pada Rabu (11/2) pekan ini. FOTO/Reuters
JAKARTA - Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengungkapkan akan menggelar pertemuan dengan penyedia indeks provider global MSCI (Morgan Stanley Capital International) pada Rabu (11/2) pekan ini.
Dalam pertemuan ini akan dibahas bersama penyampaian proposal yang sejalan dengan agenda transformasi Bursa Efek Indonesia (BEI) soal 8 rencana aksi yang akan dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Pertemuan (MSCI) teknis akan kembali dilakukan Rabu ini, kami ajukan sejumlah inisiatif, yang selaras dengan 8 rencana aksi reformasi pasar modal. Kami Targetkan bisa dipenuhi akhir April ini," ujar dia dalam konferensi pers di Gedung BEI, Senin (9/2/2026).
Baca Juga: Luka MSCI Belum Kering, IHSG Sepekan Rontok Dijegal Moody's
Jeffrey menjelaskan, sejumlah usulan yang akan disampaikan ke MSCI untuk menjadi pertimbangan akan aspek transparansi seperti peningkatan klasifikasi investor dari 9 menjadi 28 sub kategori, perincian data pemegang saham diatas 1 persen kepemilikan, penyesuaian free float dari 7,5 menjadi 15 persen, hingga rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia. "Penyesuaian free float, dari 7,5 persen menjadi 15 persen ini akan diterapkan secara bertahap dengan penetapan target antara pada setiap tahapannya," tambahnya.

















































