loading...
Presiden Prancis Emmanuel Macron. Foto/asia today
PARIS - Prancis ingin G7 membangun kerja sama yang lebih erat dengan BRICS untuk melawan “fragmentasi” global yang semakin meningkat. Presiden Emmanuel Macron mengungkap hal itu di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Selasa.
Pada bulan Januari, Prancis mengambil alih kepresidenan bergilir G7.
Berbicara tentang agenda kelompok tersebut, Macron mengatakan Paris ingin memulihkan kerja sama yang efektif di dalam G7 sekaligus mengembangkan hubungan dengan dunia yang lebih luas.
‘’Salah satu tujuannya adalah membangun jembatan dan… kerja sama dengan negara-negara berkembang, BRICS, dan G20,” katanya.
Didirikan pada tahun 2006, BRICS adalah organisasi antar pemerintah yang terdiri dari negara-negara yang secara bersama-sama mencakup lebih dari seperempat ekonomi global dan hampir setengah dari populasi dunia.
Saat ini, BRICS memiliki sepuluh anggota: Brasil, China, Mesir, Ethiopia, India, india, Iran, Rusia, Afrika Selatan, dan Uni Emirat Arab.
“Fragmentasi dunia ini tidak akan masuk akal,” ujar Macron, menambahkan bahwa sudah saatnya bagi “kekuatan-kekuatan besar” untuk menunjukkan bahwa mereka masih mampu menghasilkan penilaian bersama tentang ekonomi global dan “berkomitmen pada tindakan konkret.”




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5237534/original/014152200_1748594857-woman-creating-their-own-vision-board__1_.jpg)



























