loading...
Utang akan hancurkan generasi mendatang. Foto/X/@picjumbo
PARIS - Prancis telah membebani generasi muda dengan utang yang harus mereka lunasi seumur hidup. Itu diungkapkan Perdana Menteri Prancis Francois Bayrou. Dia mengatakan, Paris terus-menerus berutang demi kepentingan "generasi boomer" dan "partai politik tertentu."
Pada hari Senin, Bayrou mengatakan ia mendesak Presiden Emmanuel Macron untuk kembali bersidang di parlemen pada 8 September untuk melakukan mosi tidak percaya guna mengukur dukungan bagi rencana langkah-langkah penghematan senilai €43,8 miliar (USD50,9 miliar). Perdana Menteri telah lama menyuarakan kekhawatiran atas defisit anggaran negara yang melonjak, yang mencapai 5,8% dari PDB tahun lalu – hampir dua kali lipat pagu Uni Eropa sebesar 3%.
Mengapa Utang Akan Hancurkan Generasi Mendatang?
1. Generasi Muda Harus Bayar Utang Seumur Hidup
Korban utama utang pemerintah adalah "generasi muda Prancis," kata Bayrou dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Prancis TF1 pada hari Rabu.
"Mereka adalah korban; merekalah yang harus membayar utang seumur hidup mereka," ujarnya, seraya menambahkan bahwa Paris sedang berusaha meyakinkan mereka bahwa diperlukan lebih banyak pinjaman.
"Semua ini demi kenyamanan partai politik tertentu dan demi kenyamanan generasi boomer."
BacaJuga: 10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
2. Diperlukan Berbagai Pemangkasan
Usulan-usulannya untuk mengatasi utang pemerintah Prancis sebesar USD3,98 miliar mencakup penghapusan hari libur nasional, pemangkasan lapangan kerja di sektor publik, serta pemotongan dana kesejahteraan dan pensiun. Program ini telah dikritik oleh partai-partai sayap kiri, yang menuduh Paris memprioritaskan pengeluaran militer daripada kesejahteraan sosial.