Menkes Imbau Masyarakat Terdampak Karhutla Pakai Masker dan Batasi Aktivitas di Luar Ruangan

1 week ago 86

loading...

Masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diimbau menggunakan masker serta membatasi aktivitas di luar ruangan. Foto/Tangkapan layar

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau seluruh masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) untuk menggunakan masker serta membatasi aktivitas di luar ruangan. Hal tersebut dilakukan guna mencegah paparan partikel halus PM2,5 yang terkandung dalam asap akibat karhutla.

Partikel tersebut dapat masuk ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko timbulnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bagi masyarakat.

Berdasarkan Data Kemenkes per 21 Agustus 2026, karhutla telah menyebar sampai dengan 87 kabupaten kota di tujuh provinsi, seperti Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Dari jumlah tersebut, sekitar 3 juta jiwa di 37 kabupaten/kota terpapar langsung kabut asap.

"Yang pertama untuk karhutla, banyak partikel-partikel, istilahnya PM2.5. Itu banyak bertebaran di udara dan itu sangat mengganggu paru-paru kita, pernapasan kita, banyak penyakit pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA," kata Budi dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga: Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya Kalbar, Pastikan Penanganan Karhutla Optimal

Read Entire Article
Prestasi | | | |