loading...
Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Dia belum muncul di depan publik sejak terpilih menggantikan ayahnya. Foto/Mehr News Agency
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei tidak berkomunikasi dengan pihak atau orang mana pun sehingga tak ada yang tahu kondisinya terkini. Pengungkapan ini disampaikan oleh ayah mertua Mojtaba, Gholam-Ali Haddad-Adel.
"[Mojtaba] Khamenei tidak berkomunikasi dengan pihak atau individu mana pun karena alasan tertentu,” katanya dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita ISNA. Namun, dia tidak memberikan detail lebih lanjut.
Baca Juga: Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
Haddad-Adel mengungkapkan bahwa Mojtaba sama seperti ayahnya, mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, dalam segala hal. Dia berharap Mojtaba dalam kesehatan yang baik karena dia tidak mengetahui kondisi menantunya tersebut.
Ayatollah Ali Khamenei, yang memerintah Iran selama hampir 36 tahun, meninggal dalam serangan udara AS-Israel pada 28 Februari. Setelah itu, Mojtaba diangkat sebagai pemimpin tertinggi baru negara itu. Namun, dia belum terlihat di depan umum sejak terpilih.
Bulan lalu, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang mencakup gencatan senjata, setelah mediasi Qatar dan Pakistan—sebagai pendahuluan guna mencapai kesepakatan akhir untuk mengakhiri konflik.


















































