Naik Kelas, Petani Sawit Tak Cukup Andalkan Pengalaman

3 weeks ago 111

loading...

Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 yang diikuti 171 peserta dari Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Pengalaman menjadi modal penting bagi pekebun kelapa sawit. Namun, untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga keberlanjutan kebun, pengalaman saja tidak lagi cukup. Pekebun perlu memperkuat praktik lapangan dengan pengetahuan, kajian ilmiah, dan data.

Pesan tersebut menjadi salah satu fokus Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Program Pengembangan SDM Perkebunan (SDMP) 2026 yang diikuti 171 peserta dari Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Peserta mayoritas merupakan pekebun, ditambah enam ASN terkait.

Baca Juga: BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen

Pelatihan diselenggarakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun). Kegiatan berlangsung 10–15 Agustus 2026 di Palangka Raya.

Secara teknis, pelatihan dibagi menjadi enam kelas untuk memastikan proses pembelajaran berjalan lebih efektif dan peserta mendapatkan pendalaman materi budidaya sesuai kebutuhan. Pembagian kelas juga memungkinkan peserta memperoleh porsi pembelajaran teori dan praktik secara lebih terarah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |