Nekat Sita Aset Rusia Rp5 Ribu Triliun Bisa Picu Perang! Belgia Pasang Badan Tolak Ambisi UE

5 hours ago 11

loading...

Rencana nekat Uni Eropa (UE) untuk menyita aset Rusia senilai USD300 miliar atau setara Rp5.313 triliun demi membiayai Ukraina kembali menemui jalan buntu. Foto/Dok

JAKARTA - Rencana nekat Uni Eropa (UE) untuk menyita aset Rusia senilai USD300 miliar (setara Rp5.313 triliun dengan kurs Rp17.712/USD) demi membiayai Ukraina kembali menemui jalan buntu. Belgia secara tegas menolak desakan dari empat negara anggota UE yakni Swedia, Polandia, Spanyol, dan Belanda yang mencoba menghidupkan kembali wacana penyitaan tersebut.

Menteri Pertahanan Belgia, Theo Francken menegaskan, bahwa posisi negaranya sudah final dan tidak dapat diganggu gugat. Langkah penyitaan langsung dianggap melanggar garis hukum internasional yang sangat berbahaya.

Seperti diketahui Belgia memegang peranan kunci dalam pusaran konflik ini karena lembaga kustodian Euroclear yang berbasis di Belgia menyimpan sekitar USD240 miliar (mayoritas besar berasal) dari total aset Bank Sentral Rusia yang dibekukan Barat sejak 2022.

Perdana Menteri Belgia, Bart De Wever memperingatkan, bahwa penyitaan secara sepihak, sama saja dengan mengumumkan perang terbuka terhadap Moskow. Baca Juga: Aset Rusia Jadi Incaran, Kini Jerman Sita Rp12 Triliun dari Lembaga Keuangan Rusia

"Ini harga mati (non-negotiable). Pintu itu sudah tertutup rapat," tegas Menhan Theo Francken, seraya meminta negara-negara anggota UE untuk berhenti mendesak Belgia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |