Nick Ball Kehilangan Gelar Juara Dunia usai KO Brutal, Tyson Fury Buka Mulut

3 hours ago 8

loading...

Kekalahan pahit Nick Ball di hadapan publik Liverpool memicu gelombang reaksi di dunia tinju. Petinju berjuluk “The Wrecking Ball” itu kehilangan sabuk juara dunia kelas bulu WBA setelah dihentikan secara brutal oleh Brandon Figueroa pada ronde ke-12 di M&S Bank Arena, Sabtu (8/2/2026). KO tersebut menjadi noda pertama dalam 25 laga profesional Ball.

Duel berlangsung sengit sejak awal dan berjalan ketat hingga ronde-ronde akhir. Namun, petaka datang di menit pertama ronde pamungkas ketika Figueroa melepaskan pukulan kiri keras yang menjatuhkan Ball. Tak lama kemudian, petinju asal Texas itu kembali menekan hingga membuat Ball terlempar keluar ring. Kubu Figueroa langsung merayakan kemenangan, sementara suasana arena sempat memanas akibat lemparan benda dari penonton dan emosi tim tuan rumah.

Terlepas dari drama KO, kartu penilaian resmi mengungkap fakta menarik. Dua juri menempatkan Figueroa unggul 106-103 hingga ronde ke-11, sementara satu juri memberi keunggulan 107-102 untuk Ball. Artinya, tanpa insiden di ronde terakhir, Figueroa tetap berpeluang merebut gelar melalui kemenangan angka.

Di tengah kritik sebagian penggemar terhadap performa Ball, Tyson Fury angkat suara. Mantan juara dunia kelas berat dua kali itu mengirim pesan dukungan terbuka melalui media sosial. Fury menyebut kekalahan adalah bagian dari tinju dan meyakini Ball mampu kembali merebut gelar dunia. Ia juga mengecam keras para pengkritik yang meremehkan perjuangan sang petinju Inggris tersebut.

“Ini tinju. Kadang menang, kadang kalah. Istirahatlah, kembali berlatih, dan kamu bisa jadi juara dunia lagi,” tegas Fury.

Ia menambahkan bahwa hanya mereka yang berani naik ring yang memahami risiko dan tekanan sejati olahraga ini. Dukungan Fury menjadi suntikan moral penting bagi Ball, yang kini harus menata ulang langkah untuk bangkit setelah malam paling menyakitkan dalam kariernya.

(sto)

Read Entire Article
Prestasi | | | |