loading...
Panglima Angkatan Darat Pakistan Field Marshal Asim Munir (kiri) mengunjungi Iran. Foto/anadolu
ISLAMABAD - Pakistan menyatakan tidak menganggap dirinya terikat oleh sanksi Amerika Serikat terhadap Iran. Saat berbicara kepada para wartawan di Islamabad pada hari Kamis (27/8/2026), juru bicara Kementerian Luar Negeri Taher Andrabi mengatakan Pakistan tidak memandang sanksi sepihak Washington terhadap Teheran sesuai dengan hukum internasional.
Dia menegaskan berbagai persoalan sebaiknya diselesaikan melalui dialog.
Pada hari Senin, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan serangkaian sanksi baru terhadap Iran, seiring upaya pemerintahan Presiden Donald Trump untuk meningkatkan tekanan ekonomi guna memaksa adanya konsesi.
Sementara itu, Pakistan menepis laporan yang menyebutkan kepala angkatan daratnya, Field Marshal Asim Munir, berkunjung ke Iran sebagai utusan Trump, dengan menyebut klaim tersebut, "Menyesatkan dan tidak sesuai fakta."
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tahir Andrabi, dalam taklimat media mingguan pada hari Kamis, mengatakan kunjungan Munir ke Teheran pada 24 Agustus dilakukan "semata-mata dalam konteks dan latar belakang peran berkelanjutan Pakistan sebagai mediator."


















































