loading...
Presiden AS Donald Trump. Foto/press tv
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat ditanya apakah ia sedang mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir terhadap Iran pada hari Senin (31/8/2026) di Ruang Oval. Ia bereaksi cukup marah terhadap pertanyaan tersebut, menyebutnya sebagai pertanyaan bodoh dan membantah ia sedang mempertimbangkan hal itu.
Namun, dari unggahannya di Truth Social, terlihat bahwa Presiden AS tidak hanya membenarkan serangan terbaru yang dilakukan Amerika Serikat, tetapi juga mengancam Iran dengan serangan yang mengancam eksistensinya, bahkan kehancuran total.
Dalam unggahan tersebut, ia menyatakan, "Jika negara Iran yang gagal itu membalas serangan yang sangat beralasan ini, mereka akan dihantam lagi dengan kekuatan yang jauh lebih dahsyat dan tingkat yang lebih tinggi."
Ia melanjutkan dengan mengatakan, "Begitu semuanya usai, hanya akan tersisa sedikit saja dari Republik Islam Iran."
Dengan demikian, Presiden AS mengisyaratkan jika Iran terus meningkatkan eskalasi, negara itu akan menghadapi kehancuran total, bahkan pemusnahan.


















































