Pangkalan Laut Mengapung Iran Kembali Beroperasi, AS dan Israel Ketar-ketir

12 hours ago 7

loading...

Iran aktifkan pangkalan laut mengapung. Foto/X/@MarioLeb79

TEHERAN - Kapal perusak Sahand, yang terbalik saat perbaikan tahun lalu, diresmikan kembali ke Angkatan Laut Iran bersama dengan pangkalan terapung Kurdistan. Itu membuat Amerika Serikat dan Israel ketar-ketir.

"Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan tempur angkatan laut, memperluas jangkauan strategis, dan meningkatkan akses ke perairan internasional," demikian laporan Press TV.

Sahand, kapal perusak siluman buatan Iran, pertama kali diluncurkan pada Desember 2018. Kapal ini dilengkapi dengan dek helikopter, peluncur torpedo, senjata antipesawat dan antikapal, rudal permukaan-ke-permukaan dan permukaan-ke-udara, serta sistem peperangan elektronik, kata siaran tersebut. Kapal tersebut tenggelam tahun lalu di perairan dangkal Teluk setelah sempat dipindahkan posisinya.

Menurut harian Tehran Times, kapal tersebut dinamai berdasarkan fregat "Alvand kelas Sahand" yang tenggelam dalam konfrontasi tahun 1988 dengan Angkatan Laut AS di Teluk.

Sebagai pangkalan terapung, Kurdistan dapat menyediakan layanan penyelamatan dan pertolongan, menampung helikopter terberat, dan mendukung tiga kapal perusak dalam misi keliling dunia selama tiga tahun tanpa perlu berlabuh untuk mengisi bahan bakar, demikian laporan TV pemerintah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |