loading...
Sekjen DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menilai wacana peningkatan parliamentary threshold (PT) menjadi 5% tidak sejalan dengan putusan MK. Foto/SindoNews
JAKARTA - Besaran parliamentary threshold (PT) turut menentukan keterwakilan suara pemilih di DPR. Wacana penetapan PT sebesar 5% yang disampaikan Sekjen Partai Gerindra Sugiono kini menjadi sorotan karena dinilai berpotensi memperbesar disproporsionalitas hasil Pemilu.
Di tengah wacana tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menilai besaran PT perlu dikaji kembali. Menurut dia, peningkatan PT menjadi 5% tidak sejalan dengan putusan MK yang mendorong perumusan ulang besaran PT untuk menjaga proporsionalitas hasil pemilu dan suara terbuang.
Baca juga: Zainal Arifin Usul Ambang Batas Parlemen Dihitung Pakai Basis Kemenangan Partai di Daerah
“Peningkatan PT menjadi 5% tidak sejalan dengan putusan MK yang mendorong adanya perumusan ulang besaran PT yang mampu menjaga proporsionalitas hasil pemilu dan suara terbuang,” kata Ferry dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

















































