Pasar CCTV RI Tumbuh 10 Persen per Tahun, Pemain Baru Ini Berani Masuk Lewat Jalur Berbeda

1 week ago 42

loading...

Integra Visual Abadi resmi memperkenalkan diri ke ekosistem keamanan Indonesia lewat kolaborasi dengan VIGI by TP-Link dan Seagate. Foto: ist

JAKARTA - Ada pemain baru di bisnis keamanan Indonesia. Namanya PT Integra Visual Abadi (IVA). Baru resmi memperkenalkan diri 20 Agustus 2026, di Jakarta. Caranya tidak biasa: langsung gandeng dua merek sekaligus. VIGI by TP-Link untuk kamera pengawas. Seagate untuk penyimpanan data.

Kamera pengawas merekam terus-menerus. Rekaman itu harus disimpan. Kalau media penyimpanannya rewel, semua investasi kamera jadi sia-sia begitu data hilang.

Di sinilah pembagian perannya jelas. VIGI by TP-Link menyediakan solusi pemantauan keamanan. Seagate menyediakan storage, termasuk hard disk untuk menampung rekaman itu. IVA berdiri di tengah, menyambungkan dua solusi ini dengan kebutuhan pasar dan jaringan mitra di Indonesia.

"Sebagai merek storage, Seagate memahami bahwa sistem CCTV memerlukan media penyimpanan yang sesuai. Hard disk adalah salah satu komponen penting untuk mendukung penyimpanan rekaman keamanan," kata Charles Chandra, Direktur PT Integra Visual Abadi.

Bukan tanpa alasan IVA masuk sekarang. Pasar CCTV Indonesia diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sekitar 10,2 persen dari 2025 hingga 2031, didorong permintaan sistem CCTV beresolusi tinggi dan berbasis AI.

Urbanisasi dan pembangunan infrastruktur ikut mendorong permintaan sistem pengawasan modern di sektor komersial maupun publik.

Di sisi storage, ceritanya sama menariknya. Pendapatan pasar hard disk drive Indonesia pada 2025 tercatat USD 655,8 juta, setara sekitar Rp 11,67 triliun, dengan pangsa 6,0 persen dari pasar Asia Pasifik dan pertumbuhan tahunan 5,5 persen.

Read Entire Article
Prestasi | | | |