loading...
Anggota Komisi X DPR Sofyan Tan menemukan ketidaksinkronan data antara BPS dan dinas di daerah terkait dampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA - Komisi X DPR menemukan ketidaksinkronan data antara Badan Pusat Statistik (BPS) dan dinas di daerah terkait dampak bencana banjir dan longsor di Sumatera. Pencocokan data penting agar penyaluran bantuan untuk korban bencana tidak keliru dan benar-benar tepat sasaran.
Anggota Komisi X DPR, Sofyan Tan menjelaskan bahwa kunjungan kerja ke lokasi terdampak bencana Sumatera dilakukan untuk menerima masukan langsung dari berbagai pihak terkait dampak banjir di wilayah Sumatera Utara. Ia menekankan perlunya memastikan kesesuaian data antara BPS dan laporan dari dinas terkait di daerah.
Baca juga: 39.000 Hektare Sawah Pascabencana di Sumatera Kembali Ditanami
"Kami ingin mengetahui antara data yang disampaikan oleh BPS dengan kepala dinas yang berada di sini itu sama enggak, sinkron enggak. Karena hari ini Presiden menetapkan satu data bencana dari BPS," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026)
















































