loading...
Kebutuhan dasar warga terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menjadi perhatian masyarakat setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026. Foto: Istimewa
JAKARTA - Kebutuhan dasar warga terdampak gempa Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menjadi perhatian masyarakat setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026. Bahan makanan pokok, tempat berlindung, pakaian, selimut, hingga berbagai perlengkapan sehari-hari menjadi kebutuhan penting bagi warga yang terdampak.
Terlebih, sebagian masyarakat masih harus bertahan di pengungsian setelah kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal. Kondisi tersebut mendorong kepedulian dari berbagai pihak untuk membantu masyarakat Flores melewati masa pascabencana.
Bantuan kemanusiaan diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memberikan rasa aman bagi warga yang sedang menghadapi situasi sulit. Salah satunya dilakukan Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation) dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,3 miliar.
Baca juga: Hari Kedelapan Pascagempa NTT, 53.971 Rumah Tercatat Rusak
Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat terdampak di tujuh wilayah, meliputi Manggarai Timur, Manggarai Barat, Manggarai, Ende, Nagekeo, Sikka/Maumere, serta Ngada/Bajawa. Adapun bantuan yang diberikan mencakup bahan makanan pokok, terpal, pakaian, selimut, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.

















































