Pembangunan Masjid Pertama Indonesia di Swiss Kurang Dana dan Terancam Tidak Terwujud

7 hours ago 9

loading...

Bagian luar gedung yang akan dibeli untuk dibangun masjid pertama milik komunitas Islam Indonesia di Swiss. Foto/Krisna Dianta

BERN - Rencana pembangunan masjid pertama milik komunitas Islam Indonesia di Swiss bisa tidak terwujud. Ini terjadi setelah pengumpulan dana melalui crowd funding kurang memenuhi harapan. "Dari sekitar 1,2 juta Swiss Franch, hingga sekarang baru terkumpul 200 ribu Swiss Franch,“ tutur Youcki Nourly, Ketua Perhimpunan Kebudayaan Islam Indonesia (IIKV) di Swiss kepada SindoNews, dikutipKamis(26/2/2026).

Jika tidak terkumpul hingga akhir Maret mendatang, rencana pembangunan masjid pertama tersebut tidak akan terwujud. "Ya, akan tidak terpenuhi,“ imbuh Youcki.

Baca juga: Ada Ayam Geprek dalam Kemeriahan Pesta 17 Agustus di Swiss

Hal senada diungkapkan Desrial Anwar, Imam Masyakarat Muslim Indonesia. Dia mengimbau umat Islam Indonesia Swiss bahu membahu mengatasi kekurangan dana ini. "Waktu kita tidak banyak, tapi semua kita serahkan ke Allah,“ kata Desrial Anwar.

Ustaz Aal, begitu dia biasa dipanggil, menyatakan bahwa menyumbang pembangunan masjid sangat besar manfaatnya untuk kehidupan di akhirat. "Allah menjanjikan akan menggantikannya dengan istana nantinya,“ katanya.

Ustaz Aal mengajak umat Islam bahu membahu untuk membantu penggalangan dana untuk memuwujudkan pembangunan masjid ini.

Read Entire Article
Prestasi | | | |