Pemerintah Busan Turun Tangan Atasi Harga Hotel Tak Masuk Akal Jelang Konser BTS

3 hours ago 5

loading...

BTS akan menggelar konser di Busan, Korea Selatan Juni mendatang. Foto/Soompi

BUSAN - Seiring dengan menyebarnya kontroversi mengenai harga yang tidak wajar menjelang konser BTS di Busan, pemerintah kota Busan mengambil sikap tegas. Dikutip Koreaboo, pada tanggal 17, pemerintah kota Busan mengumumkan pengoperasian penuh "Sistem Pelaporan QR Penetapan Harga yang Tidak Wajar," yang memungkinkan wisatawan untuk langsung melaporkan kenaikan biaya akomodasi yang wajar.

Wisatawan domestik dan internasional dapat memindai kode QR untuk melaporkan bila menemui otel nakal yang seenaknya menaikkan tarif. Informasi tersebut segera diteruskan ke distrik terkait dan lembaga afiliasi melalui Organisasi Pariwisata Korea. Kota ini mendistribusikan stiker dan poster informasi ke tempat penginapan dan juga memasang spanduk terkait di situs webnya.

Busan berencana untuk membentuk tim inspeksi gabungan dengan kantor distrik dan memulai inspeksi di lokasi minggu depan, dengan fokus pada akomodasi yang dilaporkan secara online. Jika praktik tidak adil seperti mengenakan biaya berlebihan atau gagal memenuhi ketentuan pemesanan terdeteksi, peringkat hotel akan dievaluasi. Selain itu, rapat tinjauan yang melibatkan lembaga terkait akan diadakan untuk membahas langkah-langkah terhadap kenaikan biaya akomodasi yang berlebihan.

Baca Juga : BTS Konser di Busan Juni 2026, Harga Hotel Melonjak hingga 10 Kali Lipat

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap keluhan berulang tentang kenaikan tajam harga penginapan di sekitar konser BTS yang dijadwalkan di Busan pada 12-13 Juni. Bahkan, beberapa akomodasi di dekat Stasiun Haeundae menaikkan tarif per malam dari biasanya ₩70.000 KRW (sekitar $47,50 USD) menjadi ₩300.000 KRW (sekitar $204 USD) hingga setinggi ₩1,20 juta KRW (sekitar $814 USD) selama konser, dan ditemukan bahwa biaya telah meningkat 4 hingga 10 kali lipat di daerah lain seperti Distrik Dongnae dan Kabupaten Gijang. Ada juga klaim bahwa beberapa akomodasi membatalkan reservasi yang sudah ada untuk mengenakan harga yang lebih tinggi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |