Pentagon dan CIA Kerap Gunakan Tes Poligraf untuk Melacak Pengkhianat, Apakah Efektif?

2 weeks ago 85

loading...

Pentagon dan CIA kerap gunakan tes poligraf untuk melacak pengkhianat. Foto/X

WASHINGTON - Berbagai instansi federal telah meningkatkan upaya dalam beberapa minggu terakhir untuk menemukan pihak yang diduga membocorkan informasi. Beberapa di antaranya—seperti FBI, Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), dan Departemen Pertahanan—mulai menggunakan tes poligraf untuk membantu proses pencarian tersebut.

FBI mengonfirmasi kepada NPR bahwa mereka telah mulai menggunakan tes poligraf untuk melacak pegawai yang mungkin membocorkan informasi kepada pers.

Saat ditanya mengenai penggunaan tes poligraf, Asisten Menteri DHS untuk Urusan Publik, Tricia McLaughlin, menyatakan, "Departemen Keamanan Dalam Negeri adalah badan keamanan nasional. Kami bisa, harus, dan akan melakukan tes poligraf terhadap personel kami."

McLaughlin menambahkan bahwa mereka yang diduga membocorkan informasi akan ditindak secara hukum "seberat-beratnya sesuai ketentuan yang berlaku."

Yang terbaru, Pentagon telah melakukan tes poligraf terhadap sekitar 50 anggota Staf Gabungan militer AS sebagai bagian dari penyelidikan yang belum pernah terjadi sebelumnya terkait kebocoran informasi kepada wartawan—termasuk laporan mengenai menipisnya stok amunisi AS selama perang melawan Iran—demikian dilaporkan oleh New York Times.

Tes tersebut dilakukan pada bulan Agustus saat berbagai laporan berita merinci kekurangan senjata utama, termasuk rudal jarak jauh dan rudal pencegat Patriot, ungkap surat kabar itu dengan mengutip para pejabat yang mengetahui perihal penyelidikan tersebut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |