Perang Fintech 2026 Makin Panas: DOKU dan 2C2P Buka Jalur Tol Pembayaran Lintas Negara

7 hours ago 6

loading...

Penyedia layanan pembayaran lokal DOKU resmi memperdalam kemitraan dengan raksasa finansial asal China, Ant International. Foto: DOKU

JAKARTA - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia kini memiliki "tiket emas" untuk berjualan hingga ke ujung dunia. Kemudahan tersebut dicetak melalui jabat tangan strategis antara perusahaan teknologi finansial (fintech) perintis asal Tanah Air, DOKU, dengan raksasa finansial global asal Tiongkok, Ant International.

Kemitraan ini sejatinya bukanlah cinta pada pandangan pertama. Keduanya telah merajut kerja sama sejak 2024. Saat itu, wujud nyatanya masih sederhana: integrasi dompet digital Alipay agar wisatawan asal China bisa jajan dan berbelanja di berbagai pedagang (merchant) Indonesia dengan mudah melalui gerbang pembayaran (payment gateway) milik DOKU.

Kini, melihat lanskap pasar digital 2026 yang bergerak sangat cepat, sekadar melayani turis asing tak lagi cukup. Tren ekosistem digital tahun ini menuntut otomatisasi, kelancaran transaksi lintas batas negara, dan kecerdasan buatan.

Oleh karena itu, DOKU dan Ant International memperdalam kolaborasi mereka. DOKU juga menggandeng 2C2P, perusahaan payment gateway regional terkemuka yang merupakan anak usaha dari Antom (unit layanan pembayaran di bawah Ant International).

Logika kerja sama ini sangat sederhana, layaknya jalan tol dua arah. Pada jalur pertama, merchant lokal Indonesia akan dibukakan akses menuju pasar internasional.

Mereka bisa memanfaatkan jaringan pemrosesan pembayaran global milik Antom. Artinya, jika ada pengrajin sepatu di Bandung yang ingin menjual produknya ke pembeli di luar negeri, sistem pembayaran Ant International siap menjembataninya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |