Purbaya Dicecar DPR: Dokumen RAPBN 2027 Banyak Typo dan Data Tak Lengkap

3 hours ago 9

loading...

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengkritik pemerintah yang diwakilkan oleh Menkeu Purbaya terkait banyaknya temuan kesalahan angka (typo) serta tidak lengkapnya sasaran pembangunan dalam dokumen RAPBN 2027. Foto/Dok

JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengkritik pemerintah terkait banyaknya temuan kesalahan angka (typo) serta tidak lengkapnya sasaran pembangunan dalam dokumen Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau RAPBN 2027 . Ketua Banggar DPR, Said Abdullah mengungkapkan, adanya ketidaksesuaian angka antara dokumen Nota Keuangan yang diterima parlemen dengan pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus 2026.

"Banyak typo memang, bapak presiden menyampaikan pertumbuhan 6 persen di nota keuangan yang kami terima 5,9 persen, MBG Rp480 triliun padahal Rp240 triliun lampirannya, memang banyak typo-typo," tegas Said saat rapat kerja dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menteri PPN/Kepala Bappenas Rahmat Pambudy terkait RAPBN 2027, Kamis (27/8/2026).

Baca Juga: Belanja Pemerintah Tembus Rp4.097,2 Triliun di 2027, Buat Apa Saja?

Selain persoalan selisih angka, Anggota Banggar DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Dolfie Othniel Frederic Palit menyoroti tidak tercantumnya sejumlah indikator sasaran pembangunan untuk tahun 2027, seperti proyeksi kemiskinan ekstrem, target penciptaan lapangan kerja baru, hingga Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN).

Read Entire Article
Prestasi | | | |