Purbaya Wanti-wanti Risiko Obligasi Daerah, Minta Belajar dari Pengalaman Brasil

4 hours ago 11

loading...

Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau pemerintah daerah agar cermat dan berhati-hati dalam merencanakan penerbitan obligasi daerah. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau pemerintah daerah ( pemda ) agar cermat dan berhati-hati dalam merencanakan penerbitan obligasi daerah . Ia menekankan, bahwa risiko kegagalan pemenuhan kewajiban utang di tingkat daerah dapat berdampak sistematis terhadap stabilitas fiskal pemerintah pusat.

Respons Purbaya ini terkait wacana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang berencana menerbitkan obligasi daerah. Hingga saat ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum menerima dokumen pengajuan resmi terkait rencana tersebut.

“Dia belum mengirim surat ke kami secara resmi, jadi saya gak tahu sebetulnya,” kata Purbaya saat berbincang dengan awak media di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga: Pramono Yakin Obligasi Daerah Tak Akan Bebani Gubernur Selanjutnya

Purbaya mengingatkan, setiap pemerintah daerah (Pemda) untuk mengkalkulasi ulang kapasitas daya balik bayar sebelum memutus penarikan utang. Ia mengambil ikhtibar dari krisis fiskal di Brasil, di mana pemisahan penerbitan surat utang negara bagian dari pemerintah pusat justru berujung pada gagal bayar (default) massal yang menuntut intervensi pemerintah pusat.

"Kalau kita lihat pelajaran di Brasil dulu daerah-daerahnya boleh, provinsi boleh mengambil surat utang, dianggapnya terpisah sama pusat. Namun ketika default ramai-ramai yang tunjuk pusat juga,” bebernya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |