loading...
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bungkam saat dicecar wartawan perihal selisih uang 2.000 dollar Singapura (SGD) dari amplop yang diberikan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby kepadanya. Foto: Felldy Utama
JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bungkam saat dicecar wartawan perihal selisih uang 2.000 dollar Singapura (SGD) dari amplop yang diberikan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby kepadanya. Diketahui, KPK mendapat informasi bahwa isi amplop untuk Raja Juli berisi 14.000 SGD.
Tapi, ketika disita KPK, isi amplop hanya tersisa 12.000 SGD saja. Momen itu terjadi ketika Menhut usai menghadiri rapat koordinasi bersama pimpinan DPR yang membahas persoalan konflik agraria.
"Kita ngomongin reforma agraria hari ini," kata Raja Juli ditemui di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Baca juga: KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Saat ditanya perihal klarifikasinya, Menhut terlihat hanya menelungkupkan tangannya dan menyampaikan permohonan maaf. Kemudian, ia terlihat langsung berjalan cepat menuju mobilnya yang sudah terparkir di lobi Gedung Nusantara III DPR.
(rca)


















































