Sistem Pertahanan Patriot Rp51 Miliar Kalah Dibandingkan Pencegat Saku Seharga Rp34 Juta, Kok Bisa?

5 hours ago 6

loading...

Sistem pertahanan Patriot kalah dibandingkan pencegat saku buatan Ukraina. Foto/X/@mhmck

MOSKOW - Setelah empat tahun berperang melawan Rusia , momen Ukraina telah tiba: Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara Teluk sekarang mendekati Kyiv untuk mendapatkan drone pencegat murahnya, yang banyak di antaranya diproduksi menggunakan printer 3D.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dilaporkan mendekati Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pekan lalu dengan permintaan kerja sama Israel-Ukraina dalam masalah ini.

Perang dengan Rusia memaksa Ukraina untuk menghadapi kehancuran yang disebabkan oleh drone bunuh diri Rusia — sebagian besar buatan Iran, terutama model Shahed-136. Untuk melawannya, Ukraina mengembangkan berbagai solusi murah dan efektif yang menggabungkan teknologi yang sangat canggih.

Sistem Pertahanan Patriot Rp51 Miliar Kalah Dibandingkan Pencegat Saku Seharga Rp34 Juta,

1. Lebih Murah

Melansir YNet News, hasilnya adalah generasi baru "pencegat saku" — drone kecil, cepat, dan sangat murah dengan harga hingga USDSD2.000 per unit, yang mampu melakukan apa yang seringkali sulit dicapai oleh baterai rudal mahal dalam menghadapi ancaman ini.

Ukraina kini mampu menembak jatuh sebagian besar drone serang Rusia. Meskipun Rusia meluncurkan sekitar 5.000 drone serang dan umpan ke arah kota-kota Ukraina hanya pada bulan Februari, Ukraina berhasil mencegat 87% di antaranya.

Salah satu model pencegat termurah, P1-SUN, yang dibangun di atas rangka yang diproduksi dengan printer 3D, harganya sekitar USD1.000 — jauh lebih murah daripada rudal pencegat Patriot, yang harganya sekitar USD3 juta per unit dan telah digunakan oleh Amerika Serikat dan sekutunya melawan drone bunuh diri Iran. Sebagai perbandingan, memproduksi drone serang Shahed membutuhkan biaya sekitar USD50.000 bagi Iran.


2. Memiliki Beragam Versi

Melansir YNet News, pesawat pencegat Ukraina termasuk model seperti Sting, Bolt, P1-Sun, Octopus 100, dan ODIN Win Hit. Pesawat-pesawat ini adalah pesawat tak berawak dengan tampilan orang pertama (FPV), yang berarti operator di darat dapat melihat dari perspektif pesawat tak berawak. Tetapi mereka juga dilengkapi dengan chip pemrosesan gambar dan sistem penglihatan komputer yang memungkinkan mereka untuk secara otomatis mengunci target.

Read Entire Article
Prestasi | | | |