loading...
Menggunakan masker di tempat umum menjadi salah satu cara efektif mencegah tertularnya iinfluenza A (H3N2). Foto/Columbia News
JAKARTA - Publik tengah dihebohkan dengan munculnya virus influenza A (H3N2) subclade K. Kemenkes juga sudah mengumumkan bahwa 62 orang sudah terinfeksi penyakit yang populer disebut "super flu" tersebut. Super flu merupakan varian dari influenza tipe A (H3N2) yang disebut Subclade K. Virus dilaporkan mendominasi kasus flu di sejumlah negara, seperti Inggris, Jepang, dan beberapa wilayah di Amerika Serikat.
Varian ini merupakan hasil mutasi virus influenza musiman yang sudah lama dikenal, namun kini menjadi bentuk yang lebih dominan dalam penyebaran di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Eropa. Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengonfirmasi super flu terdeteksi di Indonesia sejak 25 Desember 2025.
Apa Bedanya "Super flu" dan Flu Biasa?
Flu biasa umumnya ringan dan bisa sembuh dalam beberapa hari. Sementara itu, "super flu" ditandai dengan gejala yang lebih intens, muncul mendadak, dan dapat mengganggu aktivitas harian secara signifikan.
Baca Juga : "Super Flu" Sudah Masuk Indonesia, Ini Gejala yang Harus Diwaspadai!
Berikut beberapa cara untuk mencegah terjadinya super flu, dirangkum SindoNews, Jumat (2/1/2026):
1. Menjaga Daya Tahan Tubuh
Sistem imun yang kuat adalah kunci utama untuk mencegah superflu. Konsumsi makanan bergizi seimbang seperti sayur, buah, protein, dan karbohidrat sangat dianjurkan. Selain itu, pastikan tubuh cukup istirahat dan tidak begadang agar sistem imun tetap optimal.














































