Terungkap, Militer AS Sudah Latihan Serangan Udara di Venezuela

18 hours ago 10

loading...

Militer AS diam-diam sudah latihan serangan udara di Venezuela ketika kedua negara di ambang perang. Foto/US Air Force

WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) ternyata telah berlatih serangan udara di Venezuela dalam beberapa pekan terakhir. Surat kabar Wall Street Journal (WSJ) mengungkap manuver Amerika tersebut, mengutip seorang pejabat pertahanan dan data pelacakan penerbangan.

Laporan media itu diterbitkan pada hari Sabtu, hari yang sama ketika Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa wilayah udara Venezuela dan sekitarnya akan ditutup seluruhnya.

"Kepada semua maskapai penerbangan, pilot, pengedar narkoba, dan pedagang manusia, mohon pertimbangkan wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela akan ditutup seluruhnya," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

Baca Juga: Ini Respons Venezuela setelah Wilayah Udaranya Ditutup AS

AS sebelumnya telah mengerahkan aset-aset tempur di Laut Karibia, dan telah menyerang lebih dari 20 kapal yang dituduh menyelundupkan narkoba. Sudah lebih dari 80 orang tewas dalam serangan yang dimulai sejak September tersebut.

Menurut laporan WSJ, Trump juga diam-diam melakukan panggilan telepon dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pekan lalu. Dalam percakapan itu, menurut WSJ, Trump mengatakan bahwa dia akan mempertimbangkan untuk menggulingkan Maduro kecuali dia mengundurkan diri.

Meskipun kedua belah pihak belum mengonfirmasi bahwa percakapan telepon tersebut benar-benar terjadi, Trump sebelumnya membantah telah berupaya menggulingkan Maduro dengan paksa. Namun, pada bulan Agustus, AS meningkatkan hadiah untuk penangkapan Maduro menjadi USD50 juta.

Read Entire Article
Prestasi | | | |