loading...
Sosialisasi program beasiswa S1 bagi pengasuh TPA (Tempat Penitipan Anak) dan TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak). Foto/UICI.
JAKARTA - Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menggelar sosialisasi program beasiswa S1 bagi pengasuh TPA (Tempat Penitipan Anak) dan TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) pada Senin (23/02/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti kurang lebih 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Polemik Alumni LPDP Hina Negara, Mahfud MD: Jangan Pernah Lelah Mencintai Negeri Ini
Program ini ditujukan bagi para pengasuh TPA/TAMASYA yang belum memiliki kualifikasi sarjana (S1), sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme layanan pengasuhan anak usia dini.
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Kemendukbangga/BKKBN, Nopian Andusti dalam sambutannya menegaskan bahwa anak usia dini merupakan fondasi utama pembangunan SDM Indonesia.
Menurutnya, pada periode emas (golden age), kualitas pengasuhan sangat menentukan tumbuh kembang anak, mulai dari aspek kesehatan, gizi, stimulasi, pembentukan karakter hingga kesiapan belajar.


















































