Update Bencana Sumatera: 1.198 Orang Meninggal, Korban Hilang 144 Orang

2 hours ago 4

loading...

Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pembangunan tahap pertama hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Ulee Rubek Timur, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Kamis (15/1/2026). Foto/BNPB

JAKARTA - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara mencapai 1.198 orang. Hal tersebut berdasarkan data hingga Jumat, 16 Januari 2026.

“Dalam perkembangan terkini, ada peningkatan jumlah korban jiwa. Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).

Pria yang kerap disapa Aam itu menuturkan, penambahan korban meninggal dunia tersebut berada di Provinsi Aceh dengan 8 orang. Selain itu ia menuturkan, hingga saat ini tercatat 166.579 jiwa yang masih berada di lokasi pengungsian.

Baca juga: 1,6 Ton Garam Ditebar di Langit Selat Sunda untuk Modifikasi Cuaca di Jakarta

“Adapun penambahan korban meninggal dunia ada di Provinsi Aceh sebanyak 8 orang. Jumlah penduduk terdampak yang masih berada di lokasi pengungsian tercatat sebanyak 166.579 jiwa,” ujar dia.

Ia menambahkan, untuk percepatan pembangunan hunian sementara (huntara), pembukaan dan pembersihan akses jalan dan jembatan serta pemulihan kawasan permukiman terus ditingkatkan agar semakin kondusif untuk dihuni kembali.

Dia menambahkan, upaya pemasangan jembatan juga masih dilakukan. Jembatan Aramco dan Bailey masih dalam proses pemasangan. Pemasangan ini dilakukan oleh Satgas Yonzipur 5/ABW di Kabupaten Aceh Utara.

Read Entire Article
Prestasi | | | |