loading...
JAKARTA - Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, resmi mengakhiri kariernya sebagai pengadil lapangan hanya sepekan setelah memimpin final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol. Keputusan tersebut diumumkan di tengah derasnya kritik terhadap kepemimpinannya pada laga puncak yang berlangsung panas.
Asosiasi Sepak Bola Slovenia mengonfirmasi bahwa pertandingan final Piala Dunia menjadi laga terakhir Vincic di level tertinggi. Meski menuai sorotan, wasit berusia 46 tahun itu justru dinobatkan sebagai wasit terbaik turnamen oleh International Federation of Football History & Statistics (IFFHS) dan Asosiasi Wasit Italia.
Final Piala Dunia 2026 sendiri dimenangkan Spanyol dengan skor 1-0 atas Argentina lewat gol Ferran Torres pada babak tambahan. Namun, pertandingan lebih banyak dibicarakan karena tensi tinggi di lapangan, sejumlah insiden antarpemain, serta keputusan-keputusan wasit yang memicu perdebatan. Vincic mengeluarkan total 14 kartu sepanjang empat pertandingan yang dipimpinnya di turnamen tersebut, termasuk kartu merah untuk gelandang Argentina Enzo Fernandez pada partai final.
Usai laga, sebagian pendukung Argentina meluncurkan petisi daring yang menuduh Vincic memihak Spanyol dan meminta FIFA mengulang pertandingan final. Petisi itu telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tanda tangan. Meski demikian, tuduhan tersebut belum pernah dibuktikan secara independen dan tidak ada indikasi FIFA menemukan pelanggaran yang dapat menjadi dasar untuk mengulang pertandingan.
Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina, Claudio "Chiqui" Tapia, juga meminta para suporter menerima hasil pertandingan. Hingga kini tidak ada bukti yang mengaitkan keputusan pensiun Vincic dengan petisi tersebut. Banyak pihak menilai sang wasit memang memilih menutup kariernya setelah mencapai puncak dengan memimpin final Piala Dunia, sebuah momen yang kerap menjadi penutup perjalanan wasit elite di usia 46 tahun.
(sto)


















































