WEF Davos 2026, Peta Jalan Ekonomi Global yang Perlu Dicermati Indonesia

2 hours ago 2

loading...

CEO & Co-Founder DANA Indonesia Vince Iswara. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Perbincangan global belakangan semakin mengerucut pada dua isu utama, yakni adopsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang bertanggung jawab dan pembangunan berkelanjutan. Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia serta pesatnya kemajuan teknologi, tata kelola inovasi, kesiapan talenta, dan dampak sosial-lingkungan menjadi perhatian lintas sektor.

Konteks tersebut menjadikan World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, pada 19–23 Januari 2026, sebagai forum strategis untuk membaca arah perekonomian global. Sejak digelar pertama kali pada 1971, WEF Davos mempertemukan pemimpin pemerintahan, pelaku bisnis, akademisi, hingga masyarakat sipil untuk menyelaraskan pandangan mengenai tantangan dan peluang global, termasuk bagi negara berkembang seperti Indonesia.

“WEF Davos adalah forum strategis untuk memahami bagaimana dunia bergerak dan bagaimana Indonesia dapat mengambil peran yang lebih aktif. Bagi DANA, partisipasi ini sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung kebiasaan finansial yang sehat lewat layanan keuangan digital yang aman, inklusif, dan selaras dengan keberlanjutan bumi,” ujar CEO & Co-Founder DANA Indonesia Vince Iswara dalam pernyataannya, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: CEO BRI Hadir di WEF 2026, Beberkan Tantangan Pembiayaan Berkelanjutan di Emerging Markets

WEF Davos 2026 mengusung tema besar A Spirit of Dialogue yang diterjemahkan ke dalam lima pertanyaan kunci, mulai dari penguatan kerja sama global di tengah fragmentasi dunia, pencarian sumber pertumbuhan baru, investasi pada manusia, inovasi yang bertanggung jawab, hingga pembangunan kemakmuran berkelanjutan. Diskusi tersebut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan tata kelola yang kuat sebagai fondasi ekonomi masa depan.

AI, Talenta Digital, dan Keberlanjutan

Isu kecerdasan buatan, keamanan siber, dan tata kelola teknologi digital menjadi salah satu sorotan utama melalui pertanyaan “How can we deploy innovation at scale and responsibly?”. Pembahasan tidak hanya berfokus pada percepatan inovasi, tetapi juga pada dampaknya terhadap masyarakat dan sistem ekonomi secara menyeluruh.

Read Entire Article
Prestasi | | | |