loading...
Baznas RI akan menyalurkan 625 ton beras premium sebanyak kepada masyarakat prasejahtera di 36 provinsi. Foto/istimewa
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional ( Baznas ) RI akan menyalurkan 625 ton beras premium sebanyak kepada masyarakat prasejahtera di 36 provinsi. Beras tersebut merupakan paket zakat fitrah 1447 H/2026 M.
Hal tersebut disampaikan pada acara peresmian Program Zakat Fitrah yang digelar di Jakarta. Hadir dalam acara tersebut Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi Baznas RI sekaligus Ketua Panitia Ramadan Baznas RI 2026 Rulli Kurniawan, serta Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR Baznas RI, dr. Ajat Sudarjat.
Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi Baznas RI sekaligus Ketua Panitia Ramadan Baznas RI 2026 Rulli Kurniawan menyampaikan seluruh tahapan persiapan telah dituntaskan. “Pengemasan zakat fitrah saat ini kita sudah selesai proses pengepakan. Sekarang sudah siap kami memulai pendistribusiannya,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Baca juga: Mengapa Zakat Fitrah Diwajibkan? Yuk Simak, Biar Lebih Paham!
Tidak hanya berfokus pada distribusi, Rulli menegaskan, program zakat fitrah tahun ini juga mengedepankan aspek pemberdayaan, sebagaimana yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Beras yang dibagikan kepada mustahik tidak semata-mata dibeli dari pasar umum, melainkan berasal dari petani mustahik binaan program Lumbung Pangan Baznas.
“Petani mustahik menjual berasnya kepada Baznas. Dari situ pendapatan mereka meningkat. Kemudian beras tersebut didistribusikan kepada mustahik lainnya. Terjadi perputaran ekonomi,” jelasnya.
Rulli menambahkan, pola tersebut menghadirkan efek berganda. Tidak hanya memberikan kebahagiaan kepada penerima manfaat zakat fitrah tapi juga kepada petani binaan.


















































