BYD Resmi Kudeta Tesla dengan Penjualan 4,6 Juta Unit!

1 day ago 14

loading...

Ribuan unit mobil listrik BYD berjejer rapi di jalur perakitan pabrik Zhengzhou, China; raksasa otomotif ini sukses menjual 4,6 juta kendaraan pada 2025. Foto: Sindonews/Chat GPT

CHINA - Dominasi Tesla sebagai raja mobil listrik dunia resmi runtuh. Di penghujung 2025, raksasa otomotif asal China, BYD Co., mencatatkan sejarah baru dengan mengirimkan total 4,6 juta unit kendaraan sepanjang tahun, naik 7,7 persen dibanding 2024.

Angka ini tidak hanya memenuhi target revisi perusahaan, tetapi juga menempatkan BYD di posisi puncak hierarki otomotif global, menggeser singgasana yang selama ini diduduki oleh Elon Musk.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam pergeseran poros industri otomotif dari Barat ke Timur.

Meski demikian, kemenangan BYD dirayakan di tengah awan mendung yang menyelimuti prospek pasar otomotif China di 2026.

Tantangan regulasi, persaingan domestik yang berdarah-darah, dan hambatan perdagangan internasional menjadi kerikil tajam yang siap mengganjal ambisi ekspansi mereka selanjutnya.

Pertumbuhan Melambat di Tengah Kompetisi Sengit

Meski angka 4,6 juta unit terdengar fantastis, laju pertumbuhan BYD sejatinya melambat.

Data historis menunjukkan tren penurunan persentase pertumbuhan yang tajam: dari lonjakan gila-gilaan 218 persen pada 2021 dan 209 persen pada 2022, melambat menjadi 62 persen di 2023, 41 persen di 2024, dan kini "hanya" tumbuh satu digit di level 7,7 persen pada 2025.

Read Entire Article
Prestasi | | | |