Calon Gubernur BI Destry Singgung Dana SAL Rp400 Triliun: So Far Tak Ada Masalah

5 hours ago 4

loading...

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI, Destry Damayanti menegaskan, bahwa koordinasi antara bank sentral dan pemerintah berjalan sangat solid, khususnya terkait tata kelola serta skema Saldo Anggaran Lebih (SAL). Foto/Dok

JAKARTA - Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti menegaskan, bahwa koordinasi antara bank sentral dan pemerintah berjalan sangat solid, khususnya terkait tata kelola serta skema penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) . Destry mengungkapkan, dirinya telah berdiskusi intensif bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa serta berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Destry juga menjelaskan pemanfaatan SAL yang dialokasikan ke perbankan ditujukan untuk menyokong likuiditas perbankan nasional melalui penambahan Dana Pihak Ketiga (DPK), sehingga kebijakan tersebut dinilai tidak menimbulkan kendala bagi otoritas moneter.

"Jadi memang dana SAL itu kan digunakan untuk menambah dana pihak ketiga (DPK) bank. Jadi buat kami gak masalah. Jadi itu sepanjang memang kan tujuannya jelas dan juga pada koordinasi," kata Destry usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon tunggal Gubernur BI di kompleks Parlemen, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga: Dilema Likuiditas Perbankan: Memarkir Dana atau Membiayai Sektor Riil?

Destry mengakui bahwa langkah yang ditempuh Purbaya turut memberikan dampak terhadap peredaran uang di masyarakat. Namun ia memastikan seluruh potensi dampaknya telah dimitigasi secara komprehensif melalui pembahasan teknis antar-lembaga.

Read Entire Article
Prestasi | | | |