Drone Ukraina Bantai 24 Warga Sipil Kherson saat Rayakan Tahun Baru, Rusia Kecam Bungkamnya Barat

3 hours ago 5

loading...

Serangan drone Ukraina membantai 24 warga sipil di Kherson saat rayakan Tahun Baru. Rusia kecam Barat karena bungkam atas pembantaian tersebut. Foto/Telegram/Vladimir Saldo

MOSKOW - Rusia mengecam respons diam negara-negara Barat setelah serangan pesawat nirawak Ukraina membantai 24 warga sipil yang merayakan Malam Tahun Baru di wilayah Kherson. Menurut Moskow, kebungkaman itu sebagai tanda "keterlibatan" dalam "kejahatan berdarah neo-Nazi di Kyiv".

Serangan itu terjadi sesaat sebelum tengah malam pada 31 Desember di desa Khorly, dengan melibatkan beberapa pesawat nirawak, yang salah satunya membawa senjata pembakar.

Pejabat Rusia melaporkan setidaknya 24 orang tewas, termasuk seorang anak laki-laki berusia lima tahun, dan lebih dari 50 orang lainnya terluka.

Baca Juga: Drone Ukraina Serang Ibu Kota Rusia saat Putin Pidato Tahun Baru

“Kami dengan tegas mengecam tindakan barbar yang keterlaluan ini oleh Zelensky dan kelompoknya, yang telah lama berubah menjadi monster haus darah,” kata Duta Besar Rusia untuk PBB, Gennady Gatilov, merujuk pada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Read Entire Article
Prestasi | | | |