loading...
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. Foto: Dok Kemenko Imipas
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra meminta aparat penegak hukum harus mengungkap secara terang seluruh rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kericuhan pasca unjuk rasa 27 Agustus 2026 dan kematian warga Pejompongan Bambang Setiyawan. Dia menuturkan, penyelidikan harus dilakukan terhadap siapa pun yang berdasarkan informasi dan bukti awal diduga mempunyai keterlibatan, baik individu, kelompok maupun organisasi kemasyarakatan.
Yusril mengatakan, proses hukum harus berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. Bila dalam proses penyelidikan ditemukan bukti permulaan yang cukup, ia meminta polisi dapat meningkatkan penanganan perkara ke tahap penyidikan sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Kalau dalam penyelidikan ditemukan bukti permulaan yang cukup, tentu aparat penegak hukum akan meningkatkan penanganannya ke tahap penyidikan. Yang penting, semua proses itu harus didasarkan pada bukti dan dilakukan secara objektif," kata Yusril dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).
Baca juga: Usut Tuntas Kematian Bambang di Pejompongan, Anies: Negara Tak Boleh Kalah dengan Perusak Hukum


















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9339864/original/075800400_1788431827-IMG_4442.jpeg)































