Eks Jenderal Israel Ledek Arab Saudi: Hanya Macan Kertas, Punya Senjata Canggih tapi...

8 hours ago 5

loading...

Kerajaan Arab Saudi diledek mantan jenderal Israel, dianggap sebagai macan kertas di Timur Tengah. Foto/SPA

TEL AVIV - Seorang pensiunan jenderal Israel meledek Kerajaan Arab Saudi dengan menggambarkannya sebagai "macan kertas" di Timur Tengah. Dia menyindir Riyadh yang gagal dalam perang melawan kelompok Houthi Yaman meski memiliki kekuatan canggih.

Brigadir Jenderal (Purn) Jacob Nagel, mantan kepala Dewan Keamanan Nasional Israel, mengatakan Kerajaan Arab Saudi tidak sekuat yang terlihat pada pandangan pertama. Itu disampaikan kepada 103FM dalam sebuah wawancara yang membahas perjanjian pertahanan bersama antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan.

Baca Juga: Ini Respons Iran atas Aliansi Makkah Bentukan Arab Saudi, Turki, dan Pakistan

"Anda harus memahami bahwa Arab Saudi, terlepas dari segala kekayaan dan persenjataannya, sebagian besar hanyalah 'macan kertas'. Mereka memiliki banyak persenjataan dan dana yang besar, namun secara militer, mereka tidak mampu 'bertahan menghadapi situasi'," ujar Nagel.

"Jika kita mencermati perang di mana pihak Saudi mencoba melawan kelompok Houthi, kita melihat bahwa mereka gagal meskipun memiliki berbagai kemampuan canggih. Mereka memiliki banyak aset, namun tidak ada yang benar-benar likuid (mudah dicairkan), dan mereka telah sampai pada situasi di mana, secara ekonomi, mereka membutuhkan bantuan," paparnya.

"Saya tidak melihat Turki akan mengirim Angkatan Laut-nya untuk menyerang Houthi hanya karena kelompok itu menyerang Saudi. Hal itu sama sekali tidak sesuai dengan pandangan realistis saya mengenai kawasan ini," tegasnya.

Oleh karena itu, Nagel meyakini bahwa Arab Saudi sedang mencari alternatif lain. "Mereka menyadari bahwa mereka sedang menghadapi masalah serius, baik secara finansial maupun keamanan. Bahkan sebelum perang-perang terbaru ini, kita melihat mereka melakukan langkah mengejutkan dengan menandatangani perjanjian bersama Iran, semata-mata karena mereka merasa takut dan rentan terhadap ancaman nyata dari Iran serta milisi-milisi Iran yang tersebar di seluruh Timur Tengah," lanjut dia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |